Udara berembus dari celah jendela menerpa wajahku. Aku baru saja mematikan dan menutup laptopku tepat bunyi alarm menunjukkan pukul tujuh pagi. Pikiranku terasa penat usai menyelesaikan tulisan yang sudah melewati deadline. Sebuah kebiasaan yang tidak baik namun masih sulit kuatasi. Seringkali suasana hati semangat menulis saat dikejar deadline seperti kali ini.
Thursday, September 21, 2023
Cinta untuk Senja
Udara berembus dari celah jendela menerpa wajahku. Aku baru saja mematikan dan menutup laptopku tepat bunyi alarm menunjukkan pukul tujuh pagi. Pikiranku terasa penat usai menyelesaikan tulisan yang sudah melewati deadline. Sebuah kebiasaan yang tidak baik namun masih sulit kuatasi. Seringkali suasana hati semangat menulis saat dikejar deadline seperti kali ini.
Tuesday, September 12, 2023
Sebaris Senja di Batas Kota
Aku duduk di bawah pohon kenangan
Sebuah tanya menghampiriku
Masihkah berarti hari ini?
Hari dimana dia hadir dalam kehidupan ini
Bagiku masih, sampai kapanpun akan selalu berarti
Walau aku mengingatnya sebatas deretan angka
Ada doa dan aamiin terucap
Teriring bahagia masih melihat senyummu
Secuil cerita tentang takdir mengiringi langkah langkahmu
Semoga bahagia melingkupi setiap hembusan nafasmu
Thursday, September 7, 2023
Gejolak
Lakukan saja hal yang sama berulang-ulang
Maka aku akan pergi selamanya
Apa peduliku dengan yang terjadi setelahnya
Friday, August 4, 2023
Sekotak Senja
Senja. Selalu menyimpan banyak cerita
Saturday, July 8, 2023
Gelap
Duniaku serasa gelap
Separuh nyawaku rasanya hilang
Tangisku pecah
Tapi aku bisa apa
Allah Maha Membolak-balik hati
Kemarin bilang sayang dan cinta
Detik ini pun hilang seketika
Tapi aku bisa apa
Friday, June 23, 2023
Di Ujung Senja
Untuk kamu, setengah nyawaku
Ku tahu kau bukan milikku
Terkadang bermimpi lebih
Engkau nanti milikku
Untuk kamu, peluluh hatiku
Yang juga patahkan hatiku
Kusadar, aku yang salah
Mendalami hidupmu
****
Aku menemukannya setelah sepuluh tahun berlalu.
Ketakutan akan sikap ketusnya masih menghantuiku. Trauma diabaikan itu masih melekat dalam ingatanku.
Tapi semuanya mengalir begitu saja.
Dia masih hangat seperti dulu. Mungkin ini hanya sekedar eforia sebuah pertemuan yang mustahil terjadi.
Takdir telah memisahkan keadaan dan jarak tak hanya sejengkal.
Hingga suatu hari semua berubah haluan.
Diam
Pergi
Menghilang tanpa penjelasan membuatku limbung.
Seperti orang memanjat pohon pelan-pelan lantas tertiup angin dan peganganmu tak kuat maka yang terjadi jatuh terhempas.
Tersungkur dan sakit tak berdarah. Beruntung aku tak sampai mati. Nyaris saja.
Kukira hal itu bisa menyadarkanku bahwa aku memang tak pernah diinginkannya sejak dulu.
Aku bisa menghapusnya dari hidupku yang orang di luar sana pandang sudah beruntung.
Aku berjuang bangkit, mengobati segala rasa sakit sekaligus rindu yang menghujam.
Monday, June 12, 2023
-
Aku bukan lagi rumah baginya untuk pulang Tak apa, aku tak ingin memaksakan seseorang yang tak ingin pulang dan menetap Dia pernah pergi m...
-
Senja. Selalu menyimpan banyak cerita Keindahannya yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bahkan menjadi sepotong kisah yang menyimpan...
-
Duniaku serasa gelap Separuh nyawaku rasanya hilang Tangisku pecah Tapi aku bisa apa Allah Maha Membolak-balik hati Kemarin bilang sayang ...






